Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Barcelona Juara Liga Champions 2011 ; Barca vs MU ; 3:1

Barcelona Juara Liga Champions 2011 ; Barca vs MU ; 3:1

 http://images.detik.com/content/2011/05/29/1033/BarcaDominanGetty-isi.jpg
Tekad kuat Manchester United untuk melampiaskan dendam mereka terhadap barcelona dua tahun lalu sirna sudah. Pasukan Sir Alex Ferguson kembali mengecap kekalahan dari armada Pep Guardiola 3-1 di partai puncak Liga Champions yang dihelat di Wembley Stadium, Minggu (29/5) dinihari WIB, yang sekaligus juga memastikan Los Blaugrana mengukir gelar Eropa musim 2010/2011.

Ini merupakan trofi Champions yang keempat bagi Barca. Menyamai catatan rekor Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam.

Kemenangan ini juga menjadi yang kedua bagi Lionel Messi cs di tanah Wembley sejak tahun 1992 saat kompetisi masih bernama Piala Eropa dan venue masih old Wembley, The Twin Towers.

Barcelona memulai langkah dengan gemilang. Pada menit ke-27, Pedro menjebol gawang Edwin van der Sar. Umpan tembusan Xavi diterima dengan baik oleh sang striker. Dengan dinginnya, Pedro menaklukkan kiper veteran asal Belanda itu.

Keunggulan raksasa Spanyol tidak bertahan lama, memasuki menit 33, Wayne Rooney menghidupkan publik Wembley. Kerja samanya dengan Ryan Giggs berujung gol dengan bomber Inggris itu mengirim lesakkan terukur ke gawang Victor Valdes.

Skor 1-1 ini tidak berganti sampai kedua tim masuk ruang ganti.

Barca yang tercatat tampil dominan di final ini kembali melanjutkan kecemerlangan mereka di paruh kedua. Enam menit sebelum satu jam pertandingan berlangsung, Lionel Messi membalikkan keadaan.

Tendangannya dari luar kotak penalti tak kuasa diredam van der Sar. Gol sang mega bintang Argentina ini pun menyamai rekor gol terbanyak Champions milik Rud Van Nistelrooy yang mampu mengemas 12 gol dalam semusim.

Keunggulan ini rupanya tidak membuat Barca berpuas diri karena David Villa kian menambah penderitaan Red Devils.

Pada menit ke-68, tendangan penyerang andalan Spanyol itu menjurus indah melewati hadangan van der Sar. 3-1 Barca kian menjauh.

Di sisa waktu yang ada, Barca dengan gaya khasnya tetap mempertahankan penguasaan bola dengan sebaik mungkin. Meski demikian, di enam menit jelang bubaran, Nani sempat membuat kans.

Berkolaborasi dengan Rooney, ia melepas tembakan kaki kiri. Sayangnya, bola bergulir di samping gawang Valdes. Itu merupakan peluang terakhir di laga ini sampai wasit pun meniupkan pluit panjang. Barcelona pun juara Liga Champions 2010/2011.

Susunan pemain

Barcelona: Victor Valdes, Dani Alves (Carles Puyol 88), Gerrard Pique, Javier Mascherano, Eric Abidal, Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez (Ibrahim Affelay 92), Lionel Messi, David Villa (Seydou Keita 86)
Man United: Edwin van der Sar, Fabio da Silva (Luis Nani 69), Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Antonio Valencia, Michael Carrick (Paul Scholes 77), Ryan Giggs, Park-Ji Sung, Wayne Rooney, Javier Hernandez

Final Champions 2011 : Manchester United Road To Wembley

 http://i855.photobucket.com/albums/ab119/overix/Kaskus/ManchesterUnitedSquad2010-2011.jpg
Manchester United sebentar lagi akan menghadapi Barcelona di final Liga Champions. Bagaimana perjalanan mereka menuju final di Stadion Wembley, London, akhir pekan nanti?
Setelah melewati perjalanan panjang dari fase grup hingga babak knockout, Setan Merah akhirnya memastikan diri merebut satu jatah tiket berlaga di pertandingan pamungkas Liga Champions yang akan digelar di Stadion Wembley, London, 28 Mei ini.
Di babak final, MU sudah ditunggu Barcelona. Pertandingan nanti layangknya pengulangan final Liga Champions dua musim silam. Saat itu, MU menyerah dua gol tanpa balas oleh Barca di Stadion Olimpico, Roma.
Berikut rangkuman perjalanan Setan Merah di Liga Champions dari fase grup hingga ke semifinal:
Fase Grup:
Setan Merah mengawali kiprah di Liga Champions dengan tergabung di Grup C bersama Valencia, Glasgow Rangers, dan Bursaspor. MU lolos ke babak 16 besar dengan menyandang predikat sebagai juara grup.
14 September 2010: MU 0 Glasgow Rangers 0
Setan Merah mengawali pertandingan perdana mereka di Ligha Champions dengan memetik hasil yang kurang maksimal. Mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Rangers di Stadion Old Trafford.
Meskipun menguasai penuh jalannya pertandingan di laga tersebut, pasukan besutan pelatih Sir Alex Ferguson itu gagal menembus kokohnya lini pertahanan Rangers hingga pertandingan berakhir.
29 September 2010 : Valencia 0 MU 1
MU baru berhasil meraih poin penu di pertandingan kedua saat mereka bertandang ke markas Valencia di Stadion Mestalla. Saat itu, MU menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Javier ‘Chicharito’ Hernandez lima menit sebelum pertandingan berakhir.
20 Oktober 2010: MU 1 Bursaspor 0
Di pertandingan ketiga, Nemanja Vidic dkk kembali berhasil meraih poin maksimal saat menjamu wakil Turki Bursaspor. MU menang dengan skor tipis 1-0 berkat lesakkan gol Nani saat pertandingan baru bergulir tujuh menit.
2 November 2010: Bursaspor 0 MU 3
MU tampil trengginas saat melawat ke markas Bursaspor di Stadion Bursa Ataturk. Mereka menghujani gawang Bursaspor dengan tiga gol tanpa balas berkat lesakkan gol Daren Fletcher, Gabriel Obertan, dan Bebe.
24 November 2010: Glasgow Rangers 0 MU 1
Setelah tampil trengginas di partai sebelumnya, performa MU kembali menurun saat melawat ke markas Rangers.
Setan Merah hanya berhasil membukukan satu gol di pertandingan ini melalui penalti Wayne Rooney tiga menit menjelang pertandingan berakhir.
7 Desember 2010: MU 1 Valencia 1
Di partai terakhir fase grup, MU yang sudah memastikan diri lolos ke fase knockout tidak terlalu ngotot mencari kemenangan dan menyimpan sejumlah pemain pilarnya.
Hasilnya, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Valencia. Gol MU kala itu dicetak Anderson. Valencia membalas dengan gol Pablo Hernandez.
Babak 16 Besar:
23 Februari 2011: Marseille 0 MU 0
Di pertandingan babak 16 besar, Setan Merah gagal menembus kokohnya tembok pertahanan Marseille. Hasilnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
15 Maret 2011: MU 2 Marseille 1
MU memastikan diri lolos ke perempatfinal Liga Champions setelah di leg kedua mampu menudukkan Marseille dengan kemenangan tipis 2-1 di depan publiknya sendiri yang memadati Stadion Old Trafford.
Javier Chicharito Hernandez menjadi pahlawan kemenangan MU di pertandingan ini melalui sepasang golnya masing-masing di menit ke-5 dan ke-75.
Perempatfinal:
6 April 2011 : Chelsea 0 MU 1
MU bertemu rival abadi mereka di kancah lokal Liga Primer Inggris di babak ini. Namun, mereka berhasil membawa pulang modal berharga dengan menaklukkan The Blues di Stamford Brisge berkat gol Wayne Rooney.
12 April 2011: MU 2 Chelsea 1
Di leg kedua yang berlangsung di Stadion Old Trafford, MU kembali menumbangkan Chlesea. Setan Merah menang tipis 2-1 berkat gol Javier Hernandez dan Park Ji Sung. MU lolos ke babak semifinal dengan mengantongi agregat 3-1.
Semifinal:
26 April 2011: Schalke 04 0 MU 2
Di babak ini, MU bertemu wakil Jerman Schalke 04 yang di babak sebelumnya sukses menyingkirkan Inter Milan. Setan Merah membuat para pendukung Schalke tertunduk lesu dengan mempecundangi tim kesayangan mereka dengan dua gol tanpa balas berkat gol Ryan Giggs dan Wayne Rooney.
4 Mei 2011: MU 4 Schalke 04 1
Alih-alih tampil menyerang sejak awal demi berusaha mengejar defisit dua gol di pertandingan pertama, Schalke justru harus menelan pil pahit dengan kebobolan empat gol di laga leg kedua yang berlangsung di Stadion Old Trafford.
Anderson menjadi momok bagi pertahanan Schalke berkat lesakkan dua golnya. Sedangkan, Anton Valencia dan Kieran Gibson masing-masing menyumbang satu gol. MU melangkah ke partai puncak dengan memiliki agregat 6-1. sumber

Final Champions 2011 : Barca Road To Wembley

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx8lvqxlGQmcq3dM84GYd5AjSurIYSmO1jTMatXhUcgJgJIO-KgReT2lMBc3MZTYhxj5Vt8IR37aaO3em2bNbyHDGPiXljM5ixw9UnIuBCUdeUAb0E8cit1eZrH_GaHPU_QjijBOmSPI9o/s1600/barca-33.jpg
Bagaimanakah rapor Barcelona ketika mereka sanggup menjejakkan kaki mereka di Wembley tanggal 28 Mei nanti? Ternyata dalam perjalanan Los Fantasticos ke sana mereka telah mengalami 8 kali kemenangan, 3 kali hasil imbang, dan 1 kali kekalahan. Catatan tersebut mereka raih sejak dari fase grup hingga Semifinal Leg kedua yang berakhir 1-1 melawan bebuyutan mereka Real Madrid.

Berbekal rapor ini mereka ingin menantang United dan berharap bisa menjadi klub ketiga yang meraih empat gelar kejuaraan antarklub elite milik UEFA tersebut. Menyamai pencapaian Ajax Amsterdam dan juga Bayern Munich.
Kendati menjuarai Liga Champions dengan total raihan yang sama dengan Manchester United, prestasi Barcelona lebih mengkilap dari United dengan 3 kali menjadi runner-up dibanding lawannya yang hanya sekali.
Uniknya, Barca menguntit United di posisi kedua dalam daftar tim dengan partisipasi terbanyak di era Liga Champions – United 16 musim, dan Barca 15 musim.
Keduanya juga berada di urutan teratas dalam daftar tim yang tampil di perempat final dan semifinal. Barca tampil 10 kali di perempat final dan 8 kali di semifinal, sementara United 12 kali dan 7 kali.
El Barca, sama seperti United, sudah memastikan diri mengunci gelar juara liga domestik sebelum bentrok 28 Mei nanti. jadi siapa pun nanti yang sanggup mengangkat trofi di Wembley bakal menjadi Double Winners musim ini.
Berikut adalah perjalanan Barcelona menuju partai final di Wembley:
FASE GRUP
Barcelona berhak lolos otomatis ke fase grup sebagai wakil La Liga Spanyol setelah musim sebelumnya mereka menjadi jawara La Liga 2009-2010. Hasil undian menempatkan Los Fantasticos di grup D tergabung bersama Panathinaikos, Rubin Kazan, serta FC Kobenhavn.
- 14 September 2010: Barcelona 5-1 Panathinaikos
Pembukaan yang menakjubkan langsung disuguhkan anak-anak Catalan untuk partai perdana mereka di musim ini, wakil Yunani digasak dengan skor telak 5-1 laga ini dihiasi ampuhnya trio MVP (Messi, Villa, Pedro) mereka bahkan untuk mana pertama mencetak dua gol.
- 29 September 2010: Rubin Kazan 1-1 Barcelona
Laga kedua seolah membuktikan Barcelona kerap harus frustasi jika menghadapi laga yang memilih menumpuk semua pemain mereka di lini belakang, barisan Rubin Kazan yang begitu rapat di Rusia tak sanggup mereka tembus, satu gol yang mereka ciptakan pun hanya melalui eksekusi penalti David Villa.
- 20 Oktober 2010: Barcelona 2-0 FC Kobenhavn
Sosok Messi mulai menunjukan kembali peranan krusialnya dalam mengawal lini depan Barcelona, dwi gol yang ia sumbangkan di matchday ketiga bisa kembali menghadirkan tiga angka bagi entrenador-nya Guardiola.
- 02 November 2010: FC Kobenhavn 1-1 Barcelona
Ketika melakukan lawatan ke Denmark, Guardiola kembali dibuat frustasi oleh lawan yang kembali memilih defensif dan bermain kasar. Bahkan Pep sempat beradu argumen dengan pelatih lawan Solbaken di penghujung laga.
- 24 November 2011: Panathinaikos 0-3 Barcelona
Sumbangan dua gol Pedro Hernandez dan satu gol dari Messi membuat Guardiola bisa tertawa di matchday keempat. Tak ada perlawanan berarti yang sanggup dihadirkan wakil Yunani di Nou Camp kala itu.
- 07 Desember 2010: Barcelona 2-0 Rubin Kazan
Matchday 6 alias matchday terakhir babak kualifikasi grup bisa ditutup Barca dengan kemenangan. Wakil Rusia Rubin Kazan diperdaya oleh mayoritas pemain lapis dua Guardiola, gol pun dari anak-anak muda macam Fontas dan Vasques.
BABAK 16 BESAR
Keberhasilan El Barca memuncaki Grup D diganjar dengan mempertemukan mereka bersama wakil dari Inggris The Gunners Arsenal. Undian yang menjanjikan duel menarik yang sama-sama ofensif.
- 16 Februari 2011: Arsenal 1-2 Barcelona
Leg pertama babak ini menjadi bukti bahwa tim sehebat Barcelona pun tetap bisa dikalahkan, The Gunners melakukan come back hebat di babak kedua, meski sebelumnya Villa membawa Barca unggul di paruh pertama. Gol sudut sempit Van Persie ditambah gol menit akhir Arshavin membuat Barca pulang dengan meradang.
- 08 Maret 2011: Barcelona 3-1 Arsenal
Sayangnya tidak ada kejutan lanjutan di leg kedua ketika Nou Camp menjadi panggungnya, wakil Inggris Arsenal harus meringis ketika disingkirkan dengan agregat 4-3 oleh anak-anak Catalan. Robin Van Persie yang diusir wasit menjadi pelengkap cerita derita Arsenal kemudian.
PEREMPAT FINAL
Lolos dari jeratan Arsenal di perdelapan final membuat mereka bersua dengan salah satu kuda hitam Liga Champions musim ini, Shakhtar Donetsk sang wakil Ukraina.
- 06 April 2011: Barcelona 5-1 Shakhtar Donetsk
Diprediksi bakal menjadi laga paling jomplang di babak ini, dan terbukti kemudian hasil babak ini seperti sudah bisa ditebak dalam satu leg saja. Pesta gol dibuka oleh Andres Iniesta dan oleh Xavi Hernandez.
- 12 April 2011: Shakhtar Donetsk 0-1 Barcelona
Mission Impossible diusung sang tuan rumah yang merupakan wakil Ukraina, meski tak bermain dengan kekuatan terbaiknya anak-anak Guardiola tetap bisa menang meski hanya dengan skor tipis, Messi mencetak satu-satunya gol yang ada.
SEMIFINAL
Salah satu partai yang paling akan diingat untuk musim 2010-2011, El Clasico keempat dan kelima dalam satu musim terjadi di ajang tertinggi antar klub Benua Biru ini, Real Madrid telah menanti.
- 27 April 2011: Real Madrid 0-2 Barcelona
Kartu Merah Pepe dianggap begitu menguntungkan kubu tamu, benar saja kemudian bermain dengan jumlah pemain yang tak sama membuat Messi bisa leluasa beraksi. Dua biji gol ia ciptakan untuk membuat Mourinho mencak-mencak dan menilai adanya konspirasi.
- 03 Mei 2011: Barcelona 1-1 Real Madrid
El Clasico terakhir kembali tak memihak Madrid, gol Higuain sempat dianulir tak lama berselang Pedro malah membawa Barca unggul, namun gol dari Marcelo membuat skor akhir menjadi 1-1, sang rival abadi pun bisa disingkirkan.
Akhir pekan ini Wembley akan menjadi saksi. ‘Double Title’ adalah pencapaian yang bakal mereka dapatkan nantinya. Siapa yang bakal meraih prestasi spesial tersebut antara Manchester United atau Barcelona nantinya? sumber
Preview Final Liga Champions " BARCA VS MU "

Preview Final Liga Champions " BARCA VS MU "

 http://www.footballwallpapers.tv/wp-content/uploads/2011/05/final-champions-league-picture.jpg
pangeran-kancil.blogspot.com - Panggung final Liga Champions musim 2010/11 sudah siap dengan dua tim besar Eropa menjadi pemeran utama, Barcelona FC dari Spanyol dan Manchester United asal Inggris.
Keduanya menunjukkan kelasnya sendiri di masing-masing kompetisi domestik, dan keduanya menjadi juara di musim ini. Dan ketika juara dari masing-masing kompetisi terbaik di Eropa bertemu, hasilnya adalah sebuah final Liga Champions yang disebut sebagai final ideal.
Tak sedikit yang menunggu bagaimana hasil akhir dari laga ini. Namun juga tak sedikit yang berharap laga bertajuk final ideal itu berjalan tanpa kontroversi.
Faktor tersebut bisa menjadi masalah tersendiri karena mencoreng arti dari kata final ideal itu sendiri. Yang diharapkan hanyalah sebuah laga berkelas yang ditampilkan pemain-pemain berkualitas dengan minim kontroversi.

Di kubu Barcelona, tiga finalis peraih Ballon d'Or 2010, Lionel messi, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez dipastikan bisa tampil. Sementara di kubu Manchester United, pemain papan atas Eropa semacam Wayne Rooney, Nemanja Vidic dan Edwin Van Der Sar juga siap menunjukkan kelas mereka. Jika sudah begini, harga tiket final Liga Champions di stadion Wembley yang di luar akal pun diabaikan hanya untuk menyaksikan langsung duel akbar pemain-pemain kelas dunia dan adu cerdik pelatih top Eropa itu.
Ya, jangan lupa jika Josep 'Pep' Guardiola di bangku pelatih Barcelona dan Sir Alex Ferguson di kursi manajer Manchester United pasti akan memberikan andilnya masing-masing, baik itu dengan taktik dan strategi yang dimiliki mereka atau teriakan semangat tiada henti selama 90 menit.
Yang pasti, panggung final Liga Champions sudah siap dihelat akhir minggu ini. Apa pun tajuknya, Barcelona dan Manchester Unired sudah dipastikan siap lahir batin untuk memburu trofi terakhir mereka di musim ini, trofi Liga Champions.
Susunan Pemain: (Prediksi)
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 20-Fabio, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic (kapten), 3-Patrice Evra; 25-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-Sung; 10-Wayne Rooney, 14-Javier Hernandez.
Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol (kapten), 22-Eric Abidal; 16-Sergio Busquets, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta; 17-Pedro, 10-Lionel Messi, 7-David Villa.