Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Monumen Misterius “The Georgia Guidestones”

Monumen Misterius “The Georgia Guidestones”

Monumen Misterius Georgia Guidestones”
Hingga hari ini, tidak ada yang tahu, siapa pendiri monumen misterius “The Georgia Guidestones”. Monumen ini berdiri di tahun 1979, dibangun oleh orang..atau sekelompok orang yang tidak dikenal, di Georgia Amerika Serikat. Dalam monumen ini terukir pesan..yang ditulis dalam 8 (delapan) bahasa.Inti pesan ini adalah, pentingnya pengurangan jumlah populasi penduduk dunia menjadi 500 juta orang saja!

Diduga, pendiri Monumen Misterius ini adalah kaum elite pelopor globalisasi (New World Order), demikian menurut teori konspirasi. Tapi hingga detik ini, tidak ada yang mengetahui kebenarannya!!
Pic :
Georgia Guidestones
di Elberton, Georgia, USA.
Di Elberton, Georgia, sebuah kota dengan penduduk sekitar 5.000 orang, yang terletak di dekat perbatasan negara bagian South Carolina di Amerika Serikat, berdiri sebuah monumen granit besar yang berisi pesan mengenai ketahanan umat manusia dan generasi mendatang. Terukir dalam delapan bahasa yang berbeda pada empat batu besar adalah 10 Guides, atau perintah yang menjelaskan agenda New World Order (Paham Dunia Baru). Monumen ini disebut sebagai Guidestones Georgia atau Stonehenge Amerika.
Monumen didirikan pada tahun 1979 setelah seorang pria berpakaian rapi, menggunakan nama samaran RC Christian, datang dan memperkenalkan dirinya sebagai wakil dari sebuah kelompok yang memiliki agenda kemanusiaan. Hingga saat ini, tak ada yang mengetahui siapa sebenarnya lelaki misterius bernama RC Christian ini.
Pesan dalam Georgie Guidestones mengandung inti permasalahan mengenai empat isu utama:
1) Pembentukan pemerintahan dunia dan satu bahasa bagi dunia,
2) Pengurangan jumlah penduduk dan kontrol reproduksi,
3) Lingkungan dan hubungan manusia dengan lingkungan,
4) “Iman” dan Spiritualitas.
10 pesan di ukir dalam 8 bahasa: Inggris, Spanyol, Swahili (Bahasa Di Afrika), Hindi (Bahasa Sekitar India), Ibrani, Arab, Cina, dan Rusia. Terdapat sebuah pesan yang lebih pendek diukir di puncak struktur ini dalam 4 bahasa kuno: Babilonia, Yunani, Sansekerta, dan Hieroglif Mesir.
The Guides, memiliki aturan yang jelas. Berikut kata-kata yang diukir diatas batu Guidestones.
1. Mempertahankan jumlah penduduk dunia di bawah jumlah 500.000.000 supaya memiliki keseimbangan abadi dengan alam
2. Panduan reproduksi bijaksana – meningkatkan kebugaran dan keanekaragaman.
3. Menyatukan umat manusia dengan satu bahasa tunggal baru
4. Mengatur tiga hal, yaitu gairah – iman – tradisi – dan segala sesuatu yang berhubungan dengan amarah.
5. Melindungi manusia dan bangsa-bangsa dengan hukum yang adil dan sistem pengadilan.
6. Biarkan semua bangsa memiliki aturan internal eksternal guna menyelesaikan sengketa di pengadilan dunia.
7. Hindari pejabat tidak berguna dan peraturan yang mengada-ada.
8. Seimbangkan hak pribadi dengan tugas sosial.
9. Hormati kebenaran- keindahan – cinta – guna mencari harmoni dengan yang tak terbatas.
10. Janganlah manusia menjadi seperti penyakit kanker bagi bumi – Sisakan ruang untuk alam – Sisakan ruang untuk alam.
Pertanyaannya adalah :
- siapa sesungguhnya pendiri monumen ini?
- apa tujuan/maksudnya mendirikan monumen ini?

source   source
Rahasia Warna Langit Saat Waktu Shalat

Rahasia Warna Langit Saat Waktu Shalat

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.

Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.


1. Waktu Subuh


Suka perhatiin ga, kalau waktu selepas subuh apalagi menjelang siang, warna langit itu (kalau cerah) berwarna biru yang diselingi dengan merah (orange) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang mau terbit.

Dalam islam tidur setelah subuh itu ga boleh gan karena akan ketinggalan rizki. Seperti Sabda Rasulullah,

Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya
(HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih
At-Targhiib waTarhiib no, 1693)

Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah karena warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid kita lemah seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.


Pada Waktu Subuh Alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rizki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rizki.

Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur dalam arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Disini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.

Bermulanya saat azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.


2. Waktu Dzuhur


Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini adalah mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunah Senin dan
Kamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.

Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.


3. Waktu Ashar


Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.

Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar dipakai buat tidur.


4. Waktu Magrib


Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.

Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.


5. Waktu Isya


Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.

Mereka yang kerap ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem

tubuh berada dalam keadaan relax / istirahat.

8 Tempat Ter-Dingin Di Dunia

1. International Fall di Minnesota, USA dikenal sebagai titik yang paling dingin di antara 48 negara bagiannya Amerika. Kota berpenduduk sekitar 7.000 orang ini mempunyai suhu rata-rata 36,4 °F (2 °C). Suhu rata-rata selama bulan Desember, Januari, dan Februari di bawah nol. Pada Festival local yang dinamai “Icebox Festival” mengadakan kompetisi seperti lomba snowmobile, memahat salju, main bowling dengan kalkun yang beku, dan kejuaraan “Freeze Yer Gizzard Blizzard Run. ” atau lomba lari di salju ada yang 5K ada juga yang 10k. Kota lain, Fraser di Colorado juga mengklaim julukan kotanya sebagai“Icebox of the Nation” atau bahasa kitanya “kulkasnya Negara”. Kedua kota memperjuangkannya di pengadilan, dan keputusan terakhir dengan nomor registrasi nomor 3375139 yang dikeluarkan oleh The United States Patent and Trademark Office, International Fall berhak atas julukan ini. Sebagai tambahan suhu terendah yang pernah dicatat adalah -40°F atau -40°C
 
2. Umiat, Alaska
Umiat, Alaska adalah tempat yang paling dingin di Amerika Serikat, dengan suhu rata-rata 10.1°F atau sekitar-12°C .Suhu di Umiat bisa mencapai sekitar 70°F (sekitar 21°C) pada musim panas, dan tau senidirlah kalo di musim dingin. Penduduknya sekitar 5 orang (mungkin hanya terdiri dari peneliti yang bekerja di situ) dengan tak ada penduduk yang permanen. Kitabisa mengikuti kondisi cuaca di sini melalui Umiat Air Field online.
 
3. Snag
Snag adalah suatu tempat di mana suhu yang paling rendah yang pernah dicatat di Amerika Utara. Pada 3 Februari, 1947, peramal cuaca menambah strip lagi dengan menandai di termometer, karena air raksa di bawah strip angka meteran yang paling rendah. Ketika termometer ditandai kembalai ditemukan bahwa suhunya terbaca -81.4°F (-63°C). Di suhu suhu serendah itu, suara orang bisa didengar sejauh empat mil. Uap nafas membeku di udara selama sampai 15 menit, membuatnya mudah untuk menemukan kemana seseorang sudah pergi.

4. Northice Station
Tempat yang paling dingin di belahan bumi barat adalah Greenland, walaupun bagian ini menurut sejarah merupakan daerah yang termasuk Eropa. Northice Research Station yang berlokasi di tengah Greenland Ice Sheet mencatat suhu -87 °F (-66 °C) pada tanggal 9 Januari, 1954.

5. Yakutsk
Yakutsk, ibukota daerah Yakutia di Siberia yang mempunyai penduduk sebanyak 200.000 orang mengklaim dirinya untuk menjadi kota yang paling dingin di atas bumi. Pada Januari, suhu sehari-hari rata-rata sekitar -58°F (-50°C). Penduduk sering membiarkan mobil mereka hidup seharian untuk menjamin mereka bisa pergi ke rumah, takut beku kali bahan bakarnya ya. Juga diperingatkan untuk tidak memakai kacamata di luar ruangan, mungkin kacamata itu akan menempel di wajah kita dan menggoyakkan sebagian kulit kita bila dilepaskan.

6. Verkhoyansk
Verkhoyansk, di daerah Yakutia, Siberia, terletak dalam Lingkaran Arktik, naik mobil delapan hari dari Yakutsk. Tetapi anda hanya bisa tiba di sana pada waktu musim dingin, kalau danaunya membeku, karena tidak ada jalan lain! 1.300 orang tinggal di Verkhoyansk, bagian yang paling besar di antaranya, memakai rusa kutub untuk manarik kenderaan mereka dan hidup sebagai pemburu binatang berbulu. Daerah ini mempunyai sumber alam berlimpah, termasuk emas, tetapi terlalu dingin untuk mengembangkan pertambangan di sini. Gambar di atas diambil di “Pole of Cold” di Verkhoyansk. Dengan gading mammoth yang dijadikan tugu. Suhu yang sudah dicatat di Verkhoyansk Weather Station menunjukkan rekor minus 72 derajat Celsius, dan suhu rata-rata selama Januari ialah minus 49 derajat Celsius. Sayangnya, kota dekat di samping nama Oimyakon juga mencoba mendapat hak julukan sebagai “Cold Pole”, dengan dasar rekor yang tak resmi minus 78 derajat Celsius.
Daerah ini juga mempunyai julukan sebagai “Stalin’s Death Ring” atau cincin maut Stalin.

7. Oymyakon
Oymyakon, desa yang lain yang terletak di daerah Yakutia, Rusia juga mengklaim menjadi tempat yang paling dingin di belahan bumi utara,. Di bahasa Sakha (suku di Rusia), Oymyakon berarti “air yang tidak membeku”, karena adanya sumber air panas di tengah-tengah permafrost (tanah yg terdapat di daerah beku, yang tidak selalu tertutup salju, CMIIW deh). Pada 26 Januari, 1926, suhu di Oymayakon dicatat -96,2 °F (-71,2 °C). Ada bantahan dengan bilangan ini karena ada ukuran yang didapat melalui acuan yang lebih baik daripada ukuran termometer langsung. Seperi Snag di Kanada, Oymyakon terdapat pada cekungan di antara gunung-gunung, yang menjebak udara dingin. Suhu pada musim dingin sering lebih rendah daripada -50°F (46°C) atau sekitar -76°F(60°).
 
8. Vostok Station
Di belahan bumi selatan, tak ada lagi argumen tentang tempat yang paling dingin. Suhu yang paling dingin yang pernah dicatat di atas tanah dicatat di Vostok Station, pos penelitian Rusia di Antartika pedalaman. Pada 21 Juli, 1983, termometer mencatat suhu-128,6 °F (-89,2 °C). Menambah kesan bahwa orang-orang Rusia adalah orang-orang yang tahan dingin.

 
Fenomena Matahari Kembar

Fenomena Matahari Kembar

 Sebuah video yang menayangkan penampakan Matahari kembar di langit tepatnya di China menghebohkan dunia maya. Salah satu Matahari berwarna oranye, lainnya lebih kuning dan nampak lebih tinggi.

Apa yang sebenarnya terjadi? Situs sains,
Life's Little Mysteries menanyakan fenomena tersebut pada astronom dari University of Illinois, Jim Kaler.

Menurut Kaler, penampakan Matahari ganda adalah efek dari refraksi atau pembiasan optikal. Namun, tambah dia, "ini sangat langka."


"Saya meragukan bahwa fenomena itu rekayasa komputer," kata Kaler. "Pasti ada semacam gumpalan atmosfer di suatu tempat yang mengakibatkan fenomena spektakuler itu. Ini memang nampak seperti fatamorgana," tambah dia.


Fatamorgana biasanya terjadi saat cahaya terbias. Biasanya terjadi dekat horison, di mana udara lebih tebal, dan selaras secara vertikal di atas atau di bawah sumber cahaya asli - bukan di sebelahnya, seperti dalam video. Menurut Kaler, perbedaan itu mungkin ketika potongan atmosfer berada di depan Matahari dan menciptakan efek khusus.


Meski luar biasa, penampakan Matahari kembar ini sebelumnya pernah terjadi. Juga penampakan Bulan kembar. Seperti yang tertera dalam buku "
Light and Color in the Outdoors" karya astronom Marcel Minnaert.

Sementara, sejumlah ilmuwan ahli optikal atmosfer lain yang dihubungi Life's Little Mysteries mengaku belum pernah melihat fenomena seperti yang ada dalam video tersebut.


"Ini bukan fenomena optik biasa yang sering kita lihat," kata Grant Perry, ilmuwan atmosfer dari University of Wisconsin. "Saya bertanya-tanya sendiri, apakah ini disebabkan lensanya. Namun, jika itu yang terjadi gambar akan ikut bergerak jika kamera bergerak," kata Perry. "Tapi itu tidak terjadi."


Dalam hal optik, ia mengatakan," Anda bisa mengasumsikan ada partikel es atau sesuatu di atmosfer yang selaras sedemikian rupa sehingga membiaskan Matahari pada sudut yang sangat kecil, tapi hanya ke satu arah."


Beberapa efek optik atmosfer pernah dijelaskan secara sains sebelumnya seperi,
sun dog, fatamorgana senja (sunset mirages), pilar matahari (sun pillars), dan halo Matahari. Namun apa penampakan dalam video itu tidak masuk dalam definisi apapun. "Ini sangat menarik," kata Kaler.

sumber 
10 Misteri Dunia Yang Belum Terpecahkan

10 Misteri Dunia Yang Belum Terpecahkan

Dunia selalu penuh misteri, termasuk di tanah air kita sendiri Indonesia. Sebagian kalangan menghubungkan misteri-misteri tersebut dengan hal-hal gaib. Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak para pembaca sekalian untuk melihat top 10 misteri dunia yang tidak terpecahkan dari mulai dunia ini diciptakan sampai dengan saat ini.


10. Bola Beralur
misteri dunia
Selama beberapa dekade terakhir, penambang di Afrika Selatan berhasil menggali dan menemukan beberapa bola besi misterius. Asal-usulnya tidak diketahui, bola-bola tersebut memiliki diameter sekitar 1 inci, dan beberapa bola memiliki ukiran 3 alur paralel mengelilingi pusat lingkarannya. Dua macam bola telah berhasil ditemukan; yang pertama tersusun dari besi padat berwana kebiruan dengan bercak putih; sementara yang kedua memiliki bagian kosong di tengah dengan inti berwarna putih seperti spons. Yang paling menakjubkan dari bola yang ditemukan ini adalah mereka berasal dari era Precambrian dan berusia 2,8 milyar tahun. Siapa yang membuat bola tersebut dan alasan mengapa bola tersebut dibuat tidaklah diketahui.
9. Batuan Dropa
misteri
Pada tahun 1938, sebuah ekspedisi arkeologi yang dipimpin oleh dr. Chi Pu Tei di pegunungan Baian-Kara-Ula membuat sebuah penemuan yang mencengangkan di beberapa gua yang nampaknya pernah dihuni oleh kebudayaan kuno. Terkubur dalam debu di lantai gua adalah ratusan kepingan batu. Dengan diameter 9 inci, setiap batu memiliki potongan di bagian pusat dan memiliki ukiran berbentuk spiral, membuatnya terlihat seperti piringan hitam yang berusia 10.000 hingga 12.000 tahun. Alur spiral yang ada pada batu tersebut ternyata tersusun dari hieroglif kecil yang berisi cerita mengenai pesawat luar angkasa yang berasal dari dunia lain yang mendarat di pegunungan. Pesawat tersebut dikemudikan oleh orang-orang yang menyebut dirinya sebagai kaum Dropa, dan peninggalan dari kaum tersebut kemungkinan dapat ditemukan di dalam gua.
8. Batuan Ica
misteri
Pada awal tahun 1930an, ayah dari Dr. Javier Cabrera, ahli antropologi budaya Ica, Peru, menemukan ratusan batuan nisan di area pemakaman Inca. Dr. Cabrera, yang melanjutkan pekerjaan ayahnya, telah mengumpulkan lebih dari 1.100 dari batuan andesit tersebut, yang diperkirakan berusia 500 hingga 1.500 tahun dan telah dikenal sebagai batuan Ica. Terdapat ukiran-ukiran dalam batuan tersebut, kebanyakan bertema seksual (yang merupakan hal umum bagi kebudayaan tersebut), beberapa menggambarkan tokoh pujaan dan yang lain menggambarkan praktek seperti operasi jantung dan transplantasi otak. Namun, ukiran paling manakjubkan adalah ukiran yang menggambarkan dinosaurus – brontosaurus, triceratops, stegosaurus, dan pterosaurus. Sementara pihak yang skeptik menganggap batuan tersebut palsu, keabsahan batuan tersebut tidak pernah terbukti.
7. Bola Batu Raksasa dari Kosta Rika
misteri dunia
Pekerja yang menyusup dan membakar hutan rimba di Kosta Rika untuk mengosongkan wilayah tersebut untuk dijadikan perkebunan pisang pada tahun 1930an menemukan beberapa objek yang menakjubkan: selusin bola batu, dengan bentuk yang simetris. Ukurannya beragam mulai dari bola tenis hingga yang memiliki diameter 8 meter dan berat 16 ton! Meskipun batuan ini merupakan buatan manusia, namun tidak diketahui siapa yang membuatnya, untuk apa, dan yang paling membingungkan, bagaimana mereka bisa dibuat dengan presisi.
6. Buku Oera Linda
misteri dunia
Buku Oera Linda merupakan sebuah buku berisi naskah Frisian kontroversial yang mencakup historis, mitologis, dan religious yang pertama kali muncul pada abad ke-19. Tema yang diangkat dalam buku Oera Linda diantaranya musibah, nasionalisme, matriarki, dan mitologi. Teks tersebut menyebutkan bahwa Eropa dan Negara disekitarnya, dalam sebagian besar sejarahnya, dipimpin oleh garis keturunan ibu yang mengambil alih kepemimpinan yang sebelumnya dipegang oleh pendeta-pendeta wanitayang hidup selibat dan mendedikasikan hidupnya pada dewi Frya; putri dari dewa Wr-alda dan Irtha, dewi bumi. Dalam buku ini mereka juga mengklaim bahwa kebudayaan Frisian memiliki alfabet yang merupakan asal usul dari alfabet Yunani dan Phoenisia. Naskah yang saat ini ada bertanggal 1256. Klaim internal menyebutkan bahwa naskah tersebut merupakan tiruan dari naskah yang lebih tua yang ditulis oleh sekelompok orang antara 2194 SM dan 803 AD.
5. Fosil yang Mustahil
misteri
Fosil, seperti yang kita pelajari di sekolah menengah, merupakan batuan yang terbentuk ribuan tahun silam. Namun terdapat sejumlah fosil yang tidak dapat dijelaskan baik dari sisi geologis maupun sejarah. Sebagai contoh, sebuah fosil cap telapak tangan diperkirakan berusia 110 juta tahun. Sebuah fosil yang nampak seperti sebuah fosil jari tangan yang ditemukan di pegunungan es Kanada juga diperkirakan berusia 110 juta tahun. Dan yang nampak seperti fosil telapak kaki manusia, kemungkinan mengenakan sandal, ditemukan dekat Delta, Utah dalam sebuah tambang dan diperkirakan berusia 300 hingga 600 juta tahun.
4. Benda Besi yang Tidak Berada Pada Tempatnya
misteri
Manusia bahkan belum eksis 65 juta tahun yang lalu, terlebih orang-orang yang mampu mengolah besi. Jadi bagaimana ilmu pengetahuan bisa menjelaskan sebuah tube besi berbentuk lonjong berusia 65 juta tahun dari era Cretaceous yang ditemukan di Perancis? Pada tahun 1885, sebongkah batu bara dibelah dan di dalamnya terdapat sebuah kepingan besi yang terlihat seperti hasil karya seorang ahli. Pada tahun 1912, para karyawan sebuah pabrik listrik membelah sebuah kepingan batu bara lain dimana di dalamnya terdapat sebuah periuk dari besi! Sebuah kuku ditemukan pada periuk tersebut yang diduga berasal dari era Mesozoik. Dan masih terdapat banyak anomali lain yang ditemukan.
3. Tabut Perjanjian
misteri dunia
Tabut Perjanjian dianggap sebagai salah satu harta karun tersembunyi paling besar dan penemuannya akan memberikan fakta tak terbantah akan keberadaan Perjanjian Lama. Penemuan Tabut tersebut menjadi gol dari setiap pakar arkeologi modern dan petualang. Tabut tersebut merupakan tempat penyimpanan dari batu 10 perintah Allah untuk Musa di gunung Sinai. Menurut kitab Keluaran, Tabut tersebut terbuat dari kayu sitim (menyerupai akasia) dan dilapisi emas di bagian dalam dan luar. Tabut tersebut ditopang oleh dua buah kerubin yang juga terbuat dari emas. Tabut tersebut diyakini memiliki kekuatan supranatural karena beberapa kejadian, diantaranya menyebabkan kematian seorang pria yang mencoba untuk menstabilkan Tabut saat kerbau-kerbau yang menariknya terjatuh, meruntuhkan tembok Yeriko dalam suatu pertempuran, dan menimbulkan malapetaka bagi orang Filistin setelah mereka berhasil merebutnya. Terdapat beberapa spekulasi mengenai tempat terakhir Tabut tersebut berada, dan sementara dibutuhkan seorang operator yang handal untuk menemukannya, diperlukan pula seorang yang berani bahkan nekat untuk membukanya!
2. Rambut Malaikat
misteri dunia
‘Rambut Malaikat’ merupakan sebuah fenomena langka yang melampaui batas penjelasan akal manusia. Fenomena tersebut terbuat dari semacam benang sutra yang jatuh ke bumi, namun jika anda mencoba untuk menyentuhnya maka ‘rambut’ tersebut akan hilang di hadapan mata. ‘Rambut’ tersebut merupakan fenomena dunia yang sering terjadi di Amerika Utara, Selandia Baru, Australia, dan Eropa Barat. Tidak ada bukti nyata yang dianggap sebagai penyebab utama fenomena ini. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa ‘rambut’ tersebut berasal dari laba-laba atau serangga pemintal lainnya, dan bahkan pernah dianggap berasal dari UFO karena seringkali penampakannya dihubungkan dengan penampakan UFO. Karena keberadaannya yang sensitif, sangatlah sulit untuk mengambil sampel dari ‘rambut’ tersebut bahkan untuk menganalisanya karena jika ada materi lain di sekitarnya; seperti asap knalpot kendaraaan atau sentuhan manusia, akan mengacaukan hasilnya.
1. Peta Piri Reis
misteri dunia
Peta Piri Reis merupakan sebuah peta dunia pre-modern yang dibuat oleh perwira dan kartografer Ottoman asal Turki bernama Piri Reis. Peta tersebut menunjukkan teluk bagian barat Eropa dan Afrika Utara dengan ketelitian yang cukup baik, dan teluk Brazil juga dapat dikenali dengan mudah. Bermacam-macam kepulauan Atlantik termasuk diantaranya Azores dan Kepulauan Kenari juga tergambar pada peta tersebut, juga pulau mistik Antilia. Peta tersebut dianggap cukup otentik dalam menggambarkan wilayah selatan yang secara kontroversial disebut sebagai bukti awal mula keberadaan Antartika. Beberapa pelajar mengklaim hal ini dan peta-peta lain yang mendukung teori eksplorasi global yang dilakukan oleh kebudayaan pra-klasik.   source
Misteri Rancangan Tesla Death Ray

Misteri Rancangan Tesla Death Ray

Ada rumor kalau Nikola Tesla, seorang ilmuwan misterius, memiliki rancangan sebuah senjata maha dashyat yang bisa mendefinisikan ulang arti sebuah peperangan. Namun, setelah kematiannya, rancangan itu lenyap tanpa bekas.

 

Nikola Tesla (1856 – 1943) mungkin adalah salah seorang ilmuwan terbesar yang pernah ada. Ia memegang sekitar 300 hak paten penemuan-penemuan yang berhubungan dengan listrik seperti dinamo, transformer, induction coil, condenser dan lampu pijar.
Dari semuanya itu, Tesla paling dikenal karena kontribusinya dalam penelitian listrik AC (Alternating Current). Karena ini juga, ia kemudian menjalani permusuhan yang sangat dalam dengan mantan atasannya, Thomas A. Edison yang memilih untuk memfokuskan diri pada listrik DC (Direct Current).
Sejak lama, nama Tesla selalu dikaitkan dengan penemuan-penemuan luar biasa yang jauh lebih maju dari zamannya. Contohnya Otis T. Carr, salah seorang insinyur yang juga anak didik Tesla, pernah membuat pernyataan mengejutkan kalau ia dan rekan satu timnya bernama Ralph Ring pernah membuat sebuah pesawat berbentuk piringan yang dengan sukses menerbangkan mereka sejauh 10 mil dengan kecepatan cahaya. Menurut Carr, ia menggunakan prinsip-prinsip yang diajarkan Tesla dalam membuat pesawat tersebut.
Selain itu, nama Tesla juga sering dikaitkan dengan peristiwa ledakan Tunguska yang maha dashyat. Ledakan itu disebut-sebut sebagai akibat dari percobaan Tesla ketika ia mentransmisikan energi listrik yang kuat dengan menggunakan menara Wardenclyffe yang dibangunnya.
Nah, apa jadinya kalau ilmuwan yang jenius dan misterius itu mengatakan kalau ia mampu membuat senjata pemusnah massal yang bisa membuat perang menjadi tidak terpikirkan oleh siapapun?

Tesla Death Ray

Semuanya bermula dari sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh ilmuwan eksentrik itu pada tahun 1938.
Kepada reporter, Tesla mengumumkan kalau ia dapat membuat sebuah senjata maha dashyat sehingga siapapun yang memilikinya akan memiliki kemenangan luar biasa di dalam setiap peperangan.
Senjata yang dimaksud Tesla itu kemudian dikenal dengan nama Tesla Death Ray, atau Sinar Kematian Tesla.
Menurut Tesla:
“Senjata ini akan mengirim pancaran partikel-partikel yang terkonsentrasi lewat udara yang akan terbang dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya. Energinya begitu besar sehingga ia dapat merontokkan hingga 10.000 pesawat musuh dari jarak 250 mil dan dapat menyebabkan jutaan tentara musuh mati di tempat.”
Senjata partikel ini melibatkan empat penemuan yang dikombinasikan menjadi satu.
Penemuan pertama adalah sebuah peralatan yang bisa meniadakan pengaruh atmosfer terhadap partikel-partikel tersebut.
Penemuan kedua adalah metode untuk menghasilkan potensi kekuatan listrik yang sangat besar.
Penemuan ketiga adalah metode untuk meningkatkan kekuatan listrik yang dihasilkan hingga mencapai 50.000.000 volts.
Penemuan keempat adalah pembuatan sebuah alat untuk melontarkan kekuatan listrik yang telah dihasilkan.
Menurut Tesla, dua dari empat penemuan diatas telah dibuat dan diujicobakan olehnya. Dua lainnya hanya membutuhkan sedikit penyempurnaan. Untuk merealisasikannya, hanya dibutuhkan dana 2 juta dolar dan 3 bulan. Jumlah ini tentu saja sangat kecil dibandingkan dengan hasil yang dapat diberikan. Jika proyek ini disetujui, maka ia akan membangun menara-menara pembangkit listrik yang berfungsi sebagai senjata tersebut di wilayah-wilayah perbatasan.
Menurut Tesla, jika pemerintah Amerika memutuskan untuk menerima penawarannya, maka ia akan segera mulai bekerja. Namun ia menuntut satu syarat. Ia ingin pemerintah sepenuhnya percaya kepadanya dan menolak adanya intervensi dari “ahli” lainnya. Ia juga mengatakan kalau rancangan lengkap senjata ini telah dibuat dan disimpan di dalam arsipnya.

Particle Beam

Kedengarannya, Tesla seperti sedang berfantasi. Namun sebenarnya tidak demikian. Pancaran partikel (particle beam) sebenarnya bukan hal yang aneh dalam dunia sains. Kita biasa menggunakan metode ini dalam kehidupan modern ini.
Pancaran partikel sebenarnya hanya sebuah pancaran cahaya yang terdiri dari berbagai gelombang elektromagnetik. Salah satu contoh penggunaannya adalah alat operasi sinar laser yang digunakan untuk mengoperasi otak.
Namun pancaran partikel yang dibicarakan oleh Tesla tentu saja memiliki level yang berbeda dibanding dengan sebuah alat operasi. Jika senjata pemusnah massal ini benar-benar bisa direalisasikan, mengapa Tesla sampai berniat menciptakannya?
Tesla ternyata memiliki cara pandang yang berbeda mengenai senjata ini.

Senjata Pemusnah Massal

Dalam pandangannya, senjata pemusnah massal ini justru bisa mencegah perang. Pada tahun ia membuat pengumuman itu, perang dunia I belum lama berakhir dan dunia sedang bersiap memasuki perang dunia II. Karena itu, Tesla memiliki ambisi besar untuk mengakhiri konflik dunia itu dan menciptakan perdamaian dunia.
Dalam salah satu suratnya, Tesla menulis:
“Selama bertahun-tahun, aku mencoba untuk mencari solusi dari masalah terberat umat manusia, yaitu bagaimana menjaga perdamaian dunia.”
Mengenai Tesla Death Ray, ia mengatakan:
“Penemuan ini akan membuat perang menjadi tidak mungkin. Sinar kematian itu akan mengelilingi perbatasan setiap negara seperti tembok Cina yang tidak terlihat, hanya saja, “tembok” ini jutaan kali lebih sulit ditembus. Ini akan membuat setiap negara tidak dapat ditembus oleh pesawat musuh atau tentara darat yang menyerbu masuk.”
Dengan kata lain, menurut Tesla, untuk mencegah perang kita harus mempersenjatai diri dengan sangat hebat sehingga negara lain akan mengurungkan niatnya untuk menyerang.
Namun, walaupun perang besar sudah diambang pintu, sepertinya pemerintah Amerika tidak berniat untuk merealisasikan ide Tesla. Beberapa usaha Tesla untuk menawarkan idenya ke beberapa negara lain juga diabaikan. Ketertarikan terhadap idenya runtuh dan mulai dilupakan.
Namun, ketika Tesla meninggal dunia, ingatan akan Tesla Death Ray kembali naik ke permukaan. Ini dikarenakan munculnya sebuah misteri yang cukup membingungkan.

Dokumen yang hilang

Pada tanggal 7 Januari 1943, Tesla meninggal di kamar hotelnya di New York di kamar 3327 di lantai 33 pada usia 86 tahun. Karena ia tidak pernah menikah, harta benda dan dokumen-dokumen pribadi yang dimilikinya diwariskan kepada keluarganya yang lain. Tidak lama setelah kematiannya, para agen dari Alien (imigran gelap) Property Custodian, departemen kehakiman Amerika Serikat, segera menyita seluruh dokumen-dokumen tersebut. Ini cukup mengherankan karena Tesla sendiri sebenarnya adalah warga negara resmi Amerika. Operasi dari Alien Property Custodian ini diakui oleh FBI dalam website resminya.
Namun misterinya tidak sampai disitu. Ketika pemerintah Amerika mengadakan pemeriksaan menyeluruh atas seluruh dokumen yang disita, mereka tidak bisa menemukan catatan mengenai rancangan Tesla Death Ray.
Dengan kata lain, rancangan senjata pemusnah massal tersebut hilang tanpa jejak.
Berita hilangnya dokumen itu telah memicu perlombaan antara Amerika, Rusia dan Jerman untuk melacak keberadaannya. Tetapi, hingga sekarang, keberadaan dokumen tersebut masih tidak diketahui.
Dimanakah dokumen-dokumen itu berada? Apakah Tesla benar-benar memiliki rancangan itu?

Dimanakah rancangan Tesla Death Ray sebenarnya?

Sebagian orang percaya kalau Tesla telah memusnahkan rancangan tersebut sebelum kematiannya karena takut jatuh ke tangan yang salah. Sebagian lagi percaya kalau orang dekat Tesla telah berhasil mengamankan rancangan tersebut sebelum disita oleh pemerintah.
Jenderal George Keegan, pensiunan kepala intelijen angkatan udara Amerika, percaya kalau rancangan itu berada di tangan pemerintah Uni Sovyet. Dugaan ini muncul karena ternyata Tesla juga mempresentasikan idenya kepada negara-negara lain.
Ketika penawarannya untuk membangun jaringan Tesla Death Ray tidak mendapatkan tanggapan dari pemerintah Amerika, Tesla menawarkan idenya kepada Inggris dengan harga 3 juta dolar. Ia berjanji akan membuat wilayah Inggris bebas dari serangan musuh hanya dalam tempo 3 bulan. Pemerintah Inggris juga tidak menggubris tawarannya. Lalu, Tesla kembali mencoba menawarkan idenya, kali ini kepada Liga Bangsa-bangsa. Usaha ini juga gagal.
Ketika pemerintah lain menganggap sepi penawaran Tesla, ketertarikan cukup besar datang dari pihak Uni Sovyet. Konon pada tahun 1937, satu tahun sebelum Tesla mengumumkan idenya ke publik, ia sebenarnya telah mempresentasikannya kepada Amtorg Trading Corporation, salah satu perusahaan perwakilan Sovyet di New York.
Dua tahun kemudian, tahun 1939, Tesla diketahui telah mengujicobakan tahap pertama idenya di hadapan pihak Sovyet. Lalu, Tesla menerima cek sebesar 25.000 dolar dari mereka. Namun proyek itu tidak pernah diselesaikan.
Ada teori kalau sesungguhnya Tesla memang tidak membangun proyek itu, melainkan hanya menjual rancangannya kepada Uni Sovyet.
Dugaan ini kembali menguat ketika Sovyet menginvasi Afghanistan tahun 1979. Rumor menyebutkan kalau pada masa perang tersebut, helikopter-helikopter Sovyet terlihat mengeluarkan cahaya aneh yang diarahkan kepada tentara Afghanistan. Mereka yang terkena cahaya tersebut tewas seketika dan mayatnya tidak membusuk hingga 30 hari.
Ketika meneliti mayat tersebut, pihak militer barat percaya kalau Sovyet mungkin telah menggunakan gas pembunuh jenis baru, namun banyak yang percaya kalau kondisi mayat tersebut adalah hasil dari senjata yang melontarkan elektromagnetik berkekuatan tinggi.
Jadi, mungkin Sovyet telah berhasil merealisasikan rancangan Tesla Death Ray dan memodifikasinya.
Foto tahun 1980 dari satelit mata-mata Amerika yang menunjukkan
kemungkinan instalasi senjata partikel Russia di Semipalatinsk.
Selain teori Rusia, banyak juga yang percaya kalau sesungguhnya rancangan itu berada di tangan pemerintah Amerika Serikat sendiri.
Teori ini juga punya dasar yang cukup kuat.
DARPA (Defense Advance Reasearch Project Agency), yaitu salah satu badan pemerintah yang bertujuan untuk meneliti persenjataan baru untuk militer, sesungguhnya telah melakukan percobaan senjata partikel sejak tahun 1958, 15 tahun setelah kematian Tesla. Prinsip penelitian mereka sama persis dengan ide Tesla, walaupun dalam skala yang lebih kecil.
Namun, proyek ini tidak dilanjutkan lagi karena dua alasan, yaitu karena materi-materi yang dibutuhkan oleh senjata dashyat ini dianggap “berisiko tinggi” dan karena kekuatan yang dibutuhkan untuk memproyeksikan pancaran itu melebihi kemampuan pembangkit listrik standar yang digunakan dalam perang.
Jika dua masalah ini terselesaikan, mungkin proyek ini akan dilanjutkan lagi.
Apakah ini berarti pemerintah Amerika memiliki dokumen Tesla?
Mungkin saja. Tapi bisa juga tidak. Apa yang dikembangkan oleh DARPA sama sekali tidak menyamai klaim Tesla mengenai kekuatan senjatanya. Beberapa pihak percaya kalau pihak Amerika memang memiliki dokumen tersebut, namun tidak memiliki kemampuan untuk merealisasikannya.
Selain teori Konspirasi yang melibatkan pemerintah, banyak juga yang percaya kalau rancangan Tesla Death Ray sesungguhnya tidak pernah ada. Menurut mereka, Tesla Death Ray hanyalah satu dari sekian klaim bombastis yang diberikan oleh Tesla. Walaupun tidak ada yang menyangkal jeniusnya Tesla, namun banyak proyek yang disebutkannya tidak pernah terealisasi.
Misalnya, pada tahun 1900, ia mengatakan kalau ia bisa menyembuhkan penyakit TBC dengan osilasi listrik. Pada tahun 1927, ia mengatakan kalau ia berencana untuk mengendalikan kekuatan samudera untuk dimanfaatkan. Lalu, pada tahun 1931, ia mengklaim kalau ia bisa membuat bahan bakar fosil menjadi tidak berharga lagi dengan memanfaatkan energi kosmis sebagai bahan bakar alternatif. Tentu saja klaim-klaim ini tidak pernah terealisasi.
Jadi, Tesla Death Ray bisa jadi hanyalah salah satu dari bualan Tesla yang lain.
Bahkan walaupun rancangan itu ada, bisa dimengerti mengapa pemerintah menolaknya. Ide Tesla mengenai kemungkinan terciptanya perdamaian jika senjatanya diimplementasikan sangat tidak masuk akal. Memang, sebuah negara yang memasang Tesla Death Ray akan aman dari serbuan pesawat. Namun, jelas tidak akan aman dari serangan diam-diam.
Jika saya adalah seorang pemimpin sebuah negara dan memutuskan untuk menyerang sebuah negara lain, maka yang akan saya lakukan pertama adalah mengirim pasukan penyerang secara diam-diam untuk menghancurkan Tesla Death Ray di negara tersebut terlebih dahulu sebelum mengirim skuadron pesawat tempur.
Lagipula, Tesla memiliki anggapan kalau semua pemimpin negara adalah pemimpin yang cinta damai. Ia tidak memikirkan kemungkinan digunakannya senjata tersebut sebagai alat untuk menyerang oleh seorang diktator. Jika sebuah negara memasang Tesla Death Ray dan memutuskan untuk menyerang negara tetangganya, maka mereka akan dengan sangat mudah mengarahkan senjatanya untuk menghancurkan pesawat komersial.
Dengan demikian, perang pun menjadi tidak terhindarkan.
Jadi, ide besar ini sepertinya juga memiliki cacat yang besar.
Jika saat ini, 69 tahun setelah kematian Tesla, kita masih belum melihat realisasi dari Tesla Death Ray, maka sepertinya kita harus bersyukur, dan siapapun yang menyimpan rancangan itu hingga sekarang telah berbuat kebaikan bagi dunia.